03 November 2017

Tips Menulis Dari Kompas




Tips Menulis Dari Kompas

Penolakan artikel ku oleh kompas memberikan banyak pelajaran berharga kepada ku antara lain pelajar bagimana cara menulis yang baik, pelajaran cara mengirimkan tulisan ke koran, dan pelajaran agar tak mudah patah semangat mesti ditolak.

Berikut adalah tips menulis resensi buku dari kompas agar bisa dimuat oleh kompas, bahwa Kompas mengutamakan tulisan dengan sifat-sifat sebagai berikut :

1. Asli, bukan jiplakan/saduran/terjemahan dan belum pernah dimuat dalam penerbitan lain.

2. Cara penyajian tidak berkepanjangan tapi padat, singkat, mudah ditangkap, gaya enak dibaca. Panjang resensi maksimal 4 halaman kuarto spasi ganda atau 800 kata format MS Word.

3. Menyertakan fotokopi/scan kulit buku, jumlah halaman dan harga buku.

Demikianlah tips menulis resensi buku dari kompas yang di lampiran pada sepucuk surat elektronik nya kepada ku kemarin. Semoga bisa bermanfaat bagi pembaca sekalian.

Perlu dimengerti bahwa penolakan bukanlah sesuatu yang menyedihkan dan sesuatu yang menyakitkan, melainkan suatu nikmat dari Tuhan yang perlu kita syukuri.

Karena hidup hanya sekedar mampir "ngombe," sambil sesekali membaca dan menulis cerita agar hidup ini terasa lebih bermakna.

Sekian.


Labels: , , ,

02 November 2017

Kompas Menolak Artikel Ku


Kompas Menolak Artikel ku.

Lewat sepucuk surat elektronik dengan subjek Pengembalian Artikel Kompas, harian kompas memberitahu ku bahwa artikel berupa resensi buku yang ku kirim pada tanggal 10 Oktober 2017, tidak bisa dimuat di harian kompas.

Begini bunyi surat elektronik dari harian kompas tersebut.


Pengembalian Artikel Kompas

Sdr Kifayatul Ahyar

Disertai salam dan hormat,

Kami memberitahukan bahwa pada tanggal 10 Oktober 2017 Redaksi Kompas telah menerima naskah resensi Anda berjudul "Resensi: Al Muallaqat : Pintu Mini Memahami Syair - Syair Arab Jahiliah". Terima kasih atas partisipasi dan kepercayaan yang Anda berikan kepada Kompas.

Namun setelah kami membaca, kami menilai resensi tersebut tidak dapat dimuat di harian Kompas. Dengan Alasan :

   √ buku kurang sesuai untuk diresensi, kurang aktual

Perlu kami informasikan bahwa Kompas mengutamakan tulisan dengan sifat-sifat sebagai berikut :

1. Asli, bukan jiplakan/saduran/terjemahan dan belum pernah dimuat dalam penerbitan lain.

2. Cara penyajian tidak berkepanjangan tapi padat, singkat, mudah ditangkap, gaya enak dibaca. Panjang resensi maksimal 4 halaman kuarto spasi ganda atau 800 kata format MS Word.

3. Menyertakan fotokopi/scan kulit buku, jumlah halaman dan harga buku.

Jakarta, 30 Oktober 2017
Hormat kami,
Pengelola Pustakaloka

Ria Purwiati



Tiada kata lain rasanya, selain ucapan terimakasih kepada redaksi harian kompas yang telah menolak artikel ku. Bagiku penolakan tersebut bukanlah suatu yang meyedihkan, melainkan menjadi sebuah motivasi bagiku untuk lebih giat lagi dalam menulis.

Sekali lagi, terimakasih kompas...
Salam hormat dari bocah desa penyuka kata-kata.

(Kifayatul Ahyar)

Labels: ,