20 January 2017

Sebelum Drama Rizieq Sihab Benar-benar Berahir

Muhamad Rizieq Sihab, Pimpinan FPI yang sejak ahir 2016 silam namanya tiba-tiba melejit berkat Aksi-aksinya yang telah sukses digelar dan diikuti oleh ribuan orang. Mulai dari aksi 411, 212, dan yang terbaru kemarin Aksi 161 yang meuntut Kapolri untuk mencopot dua Kapoda seakligus, Kapolda Jabar dan Kapolda metro jaya.
Rizieq Sihab, yang kononkatanya Sebagi Imam Besar Umat Islam Indonesia, yang selalu tampil cool dan sangar dengan gamis putih serta gulungn sorban dikepalanya, yang selalu berbicara dengan lantang disetiap ceramah maupun orasi-orasinya, diatas panggung pengajian maupun diatas mobil truk demonstran.
Dia seolah tak pernah takut dengan siapa pun dan berani dengan siapa saja. Kata-akatanya seolah seperti sabda pandita yang wajib di ikuti oleh semuanya, dan jika ada yang berbeda dengannya berarti harus diberantas keberadaanya.
Namun sayang, dia yang sejak isu penistaan agama muncul dan menikam Gubenur DKI Jakarta Non aktif Basuki Tahaja Purnama alias Ahok, akibat keplesat lidah menyingug surat Al-maidah (51) saat beripadato di kunjanya di pulau pramuka, Rizieq selalu tampil paling depan dan berteriak dengan lantang ''Tangkap Ahok'' ''Tangkap Ahok'' itu, tampa ia sadari juga telah menyinggung dan meresahkan banyak orang yang disengaja atau tidak kebetulan mendegarkan ceramah-cermahnya.
Mungkin sudah saking resahnya mendegar ceramah-ceramah beliau yang tak lain isinya hanya itu itu tok. Sehingga banyak orang yang kini melaporkanya kekepolisian dengan berbagai macam tuduhan. Namun di saat banyak peluru tajam yang siap meghujamnya itu, dia tak seperti Ahok yang siap menangkisnya dengan Elegan bagi kesatria Werkudara. Dia malahan bersembuyi dibalik tubuh pak Polisi sambil merengek minta mediasi.
Apakah drama Rizieq Sihab ini akan benar-benar segera berahir.?
Jingkang 120
http://www.kompasiana.com/kifayatulahyar/sebelum-drama-rizieq-sihab-benar-benar-berahir_5881bcf6559373fd06bb3e92

Labels: ,

08 January 2017

Grengseng Makesta IPNU Ranting Jingkang

Grengseng Makesta IPNU Ranting Jingkang
Dalam sebuah organisasi, baik itu organisasi formal, non formal, semi formal atau yang agak ke formal-formal an. Kaderisasi menjadi sebuah hal vital yang harus di pikirkan secara masak-masak, karena menyangkut masa depan organisasi di waktu yang akan datang. Sebab manusia tidak akan hidup selamanya,tetapi ide-ide tentang kemanusian itu harus tetap ada, bahkan harus berkembang mengikuti zaman yang dilaluinya.
Pendek kata : Kita harus selalu mempersiapkan generasi penerus kita, yang nantinnya akan meneruskan kita menjalankan roda organisasi yang kita miliki.
Krisis kaderisasi yang sedang kita alami tentunya menjadi PR tersendiri yang harus kita garap dengan sungguh-sungguh, kususnya kaderisasi dalam konteks IPNU-IPPNU. Kader-kader kita mungkin banyak, tetapi kader yang benar-benar memahami organisasi mungkin hanya satu dua orang saja, masih sukur ada satu dua orang yang paham, jika sudah tidak ada yang paham, mau bagimana lagi coba?
Nah, salah satu solusinya adalah dengan MAKESTA ( Masa kesetian anggota ) yang menjadi sebuah pintu gerbang awal untuk masuk kerumah besar bernama IPNU-IPPNU, walaupun maksata tidak begitu menjamin bisa membuat kader-kader yang berkualitas dalam waktu yang begitu singkat, tapi setidaknya dengan adanya makesta, kita sudah memulai membuka pintu gerbang kaderisasi kita dan untuk selebihnya, justru sesudah makesta itulah sejatinya proses makesta itu baru dimulai.
Karena hakikat dari makesta itu bukan terletak pada prosesi pembukan sampai penutupan saja, tetapi seudah makesta itulah makesta yang sesungguhnya baru dimulai.
Maka dari itu, Pimpinan Ranting IPNU-IPPNU Desa Jingkang bermaksud mengadakan Makesta untuk bersama-sama membuka pintu gerbang kaderisasi yang ada. Dengan mengambil tema "MENJADI PINTAR DI ZAMAN EDAN" Makesta tersebut ingsa Alloh akan berlangsung pada hari Sabtu-Minggu tangal 14-15 Januari 2017, bertempat di gedung MI Ma'arif NU 1 Jingkang, yang berada tepat di gerumbul karang nangka.
Dengan demikian, kami bermaksud mengundang rekan dan rekanita semua untuk hadir dan turut serta membantu, baik tenaga dan fikiranya guna mensukseskan kegiatan makesta tersebut.
Sekian...
Karangnangka, 10 Januari 2017

Labels: