12 November 2021

November Rain, Lagu Guns N' Roses yang Melampaui Zaman



Hujan memang penuh dengan misteri, setiap rintik-rintik nya yang jatuh ke bumi mengandung makna tersendiri. Meski ia sendiri tak pernah meminta untuk ditafsirkan, tapi kenyataannya setiap orang memiliki hak untuk menafsirkan hujan sesuai dengan keinginan mereka. 

Jadi tak heran jika banyak sastrawan dan seniman atau pun penulis yang menjadikan hujan sebagai sumber inspirasi untuk karya-karya mereka. Salah satunya adalah Guns N' Roses, band asal Amerika Serikat yang terkenal dengan lagunya November Rain. 

Lagu yang dirilis lebih dari tiga dekade yang lalu itu, hari ini masih terus didengarkan oleh para penggemarnya.  Di kanal YouTube Guns N' Roses video clip November Rain sudah ditonton lebih dari 1 miliyar kali. Pencapaian ini sangat fantastis sekaligus menunjukkan bahwa eksistensi Guna N' Roses terus bergerak melampaui zamannya. 

Permainan gitar yang sangat epik oleh Slash, vokal Axl Rose yang emosional, iringan orkestra dan penampilan piano yang dingin  menjadikan November Rain disebut-sebut sebagai salah satu lagu terbaik dari Guns N' Roses, bahkan situs blabbermouth.net menobatkannya sebagai lagu terbaik sepanjang masa yang layak bersanding dengan lagu-lagu “Bohemian Rhapsody”, “Stairway to Heaven”, “Hotel California”, atau “Free Bird” sebagai tembang klasik yang ditulis dengan tinta emas di kitab suci Rock N Roll. 

November Rain menjadi puncak dari visi yang ingin dicapai Guns N' Roses, khususnya bagai sang vokalis Axl Rose di album kedua mereka Use Your IlLuSion I. Dalam otobiografinya Slash mengatakan bahwa November Rain adalah buah dari kecemerlangan pemikiran Axl Rose. Sedangkan Matt Sorum, sang Dummer mengatakan Axl ingin membawa band ini ke level stadium, dan ia tahu kami bisa mencapai hal itu dengan lagu yang epik serta video klip megah yang melampaui bayangan.

"Apa yang ia (Rose) capai pada akhirnya benar-benar menakjubkan. Aku tidak tahu apakah itu merepresentasikan Guns seperti yang kubayangkan, tapi (lagu) itu walau bagaimana pun terdengar luar biasa," kata Slash tahun 2008. 

November Rain adalah lagu tentang asmara dan patah hati. Lagu ini adalah saga gelap tentang kehilangan dan lubang yang tak akan pernah bisa ditambal, tentang kerapuhan, juga tentang upaya menguatkan diri melalui mantra, “So never mind the darkness, we still can find a way. Cause nothing last forever, even cold November Rain.”

Serta menjadi bagian dari kultur pop modern, kata Kompas.com dimana orang-orang terbiasa mengasosiasikan November Rain ketika memasuki bulan kesebelas tahun masehi yakni November. 'Cause nothing lasts forever And we both know hearts can change And it's hard to hold a candle In the cold November rain...'



Lirik November Rain

When I look into your eyes
I can see a love restrained
But darlin' when I hold you
Don't you know I feel the same?
 
Nothin' lasts forever
And we both know hearts can change
And it's hard to hold a candle
In the cold November rain
 
We've been through this such a long long time
Just tryin' to kill the pain, ooh yeah
 
Love is always coming, love is always going
No one's really sure who's lettin' go today
Walking away
 
If we could take the time to lay it on the line
I could rest my head just knowin' that you were mine
All mine
So if you want to love me then darlin' don't refrain
Or I'll just end up walkin' in the cold November rain
 
Do you need some time on your own?
Do you need some time all alone?
Ooh, everybody needs some time on their own
Ooh, don't you know you need some time all alone
 
I know it's hard to keep an open heart
When even friends seem out to harm you
But if you could heal a broken heart
Wouldn't time be out to charm you?
 
Oh, oh, oh
 
Sometimes I need some time on my own
Sometimes I need some time all alone
Ooh, everybody needs some time on their own
Ooh, don't you know you need some time all alone
 
And when your fears subside
And shadows still remain, oh yeah
I know that you can love me when there's no one left to blame
So never mind the darkness, we still can find a way
'Cause nothin' lasts forever, even cold November rain
 
Don't ya think that you need somebody?
Don't ya think that you need someone?
Everybody needs somebody
You're not the only one
You're not the only one



Terjemah November Rain

Ketika aku melihat matamu
Aku bisa melihat cinta tertahan
Tapi sayang saat aku memelukmu
Tidakkah kamu tahu aku merasakan hal yang sama?
 
Tidak ada yang bertahan selamanya
Dan kita berdua tahu hati bisa berubah
Dan sulit untuk memegang lilin
Dalam dinginnya hujan bulan Nopember
 
Kami sudah melalui ini untuk waktu yang lama
Hanya mencoba untuk membunuh rasa sakitnya, ooh ya
 
Cinta selalu datang, cinta selalu pergi
Tidak ada yang benar-benar yakin siapa yang akan pergi hari ini
Berjalan pergi
 
Jika kita bisa meluangkan waktu untuk meletakkannya di telepon
Aku bisa mengistirahatkan kepalaku hanya dengan mengetahui bahwa kau milikku
Semua milikku
Jadi jika kamu ingin mencintaiku maka sayang jangan menahan diri
Atau aku akan berakhir berjalan di tengah hujan November yang dingin
 
Apakah Anda perlu waktu sendiri?
Apakah Anda perlu waktu sendirian?
Ooh, semua orang butuh waktu sendiri
Ooh, tidakkah kamu tahu kamu butuh waktu sendirian?
 
Aku tahu sulit untuk menjaga hati tetap terbuka
Bahkan ketika teman-teman tampaknya ingin menyakitimu
Tapi jika kamu bisa menyembuhkan patah hati
Tidakkah ada waktu untuk memikat Anda?
 
Oh, oh, oh
 
Terkadang aku butuh waktu sendiri
Terkadang aku butuh waktu sendirian
Ooh, semua orang butuh waktu sendiri
Ooh, tidakkah kamu tahu kamu butuh waktu sendirian?
 
Dan saat ketakutanmu mereda
Dan bayangan masih ada, oh yeah
Aku tahu bahwa kamu bisa mencintaiku ketika tidak ada yang tersisa untuk disalahkan
Jadi jangan pedulikan kegelapan, kita masih bisa menemukan jalan
Karena tidak ada yang bertahan selamanya, bahkan hujan November yang dingin
 
Tidakkah kamu berpikir bahwa kamu membutuhkan seseorang?
Tidakkah kamu berpikir bahwa kamu membutuhkan seseorang?
Semua orang membutuhkan seseorang
Kamu bukanlah satu - satunya
Kamu bukanlah satu - satunya. (*) 

 
 Saat kutatap matamu Bisa kulihat cinta yang kautahan Namun saat kudekap dirimu Sayang Tahukah bahwa kurasakan hal yang sama Karena tak ada yang abadi Dan kita berdua tahu hati bisa berubah Dan sulit menjaga lilin tetap menyala Di musim hujan bulan November yang dingin Kita tlah melalui ini cukup lama Dengan berusaha mengobati rasa sakit Namun kekasih selalu datang dan pergi Dan tak seorangpun benar-benar yakin siapa yang akan pergi hari ini Berlalu pergi Andai kita bisa memanfaatkan waktu Untuk berkata jujur Aku bisa merasa tenang Karena tahu bahwa kau adalah milikku Benar-benar milikku Jadi jika kau ingin mencintaiku Maka Sayang jangan kau tahan Atau akhirnya aku kan berlalu Di musim hujan bulan November yang dingin Apakah kau perlu waktu... sendirian Apakah kau perlu waktu... benar-benar sendiri Setiap orang perlu waktu... sendirian Tak tahukah kau perlu waktu... sendirian Aku tahu berat rasanya terus membuka hati Saat temanpun kau rasa 'kan menyakitimu Namun jika bisa kau sembuhkan hati yang terluka Bahkan waktupun takkan bisa memikatmu Kadang aku perlu waktu... sendirian Kadang aku pelu waktu... benar-benar sendirian Setiap orang perlu waktu... sendirian Tak tahukah kau perlu waktu... benar-benar sendirian Dan saat rasa takutmu hilang Dan bayangan tetap ada Aku tahu kau bisa mencintaiku Saat tak ada lagi yang bisa disalahkan Jadi jangan takut dengan kegelapan Kita masih bisa menemukan jalan Karena tak ada yang abadi Termasuk hujan yang dingin di bulan November ini Tidakkah menurutmu kau butuh seseorang Tidakkah menurutmu kau butuh seseorang Setiap orang butuh seseorang Kau bukan satu-satunya Kau bukan satu-satunya.

Baca selengkapnya di artikel "Lirik November Rain - Guns N' Roses dan Maknanya Tentang Patah Hati", https://tirto.id/gkVP
Saat kutatap matamu Bisa kulihat cinta yang kautahan Namun saat kudekap dirimu Sayang Tahukah bahwa kurasakan hal yang sama Karena tak ada yang abadi Dan kita berdua tahu hati bisa berubah Dan sulit menjaga lilin tetap menyala Di musim hujan bulan November yang dingin Kita tlah melalui ini cukup lama Dengan berusaha mengobati rasa sakit Namun kekasih selalu datang dan pergi Dan tak seorangpun benar-benar yakin siapa yang akan pergi hari ini Berlalu pergi Andai kita bisa memanfaatkan waktu Untuk berkata jujur Aku bisa merasa tenang Karena tahu bahwa kau adalah milikku Benar-benar milikku Jadi jika kau ingin mencintaiku Maka Sayang jangan kau tahan Atau akhirnya aku kan berlalu Di musim hujan bulan November yang dingin Apakah kau perlu waktu... sendirian Apakah kau perlu waktu... benar-benar sendiri Setiap orang perlu waktu... sendirian Tak tahukah kau perlu waktu... sendirian Aku tahu berat rasanya terus membuka hati Saat temanpun kau rasa 'kan menyakitimu Namun jika bisa kau sembuhkan hati yang terluka Bahkan waktupun takkan bisa memikatmu Kadang aku perlu waktu... sendirian Kadang aku pelu waktu... benar-benar sendirian Setiap orang perlu waktu... sendirian Tak tahukah kau perlu waktu... benar-benar sendirian Dan saat rasa takutmu hilang Dan bayangan tetap ada Aku tahu kau bisa mencintaiku Saat tak ada lagi yang bisa disalahkan Jadi jangan takut dengan kegelapan Kita masih bisa menemukan jalan Karena tak ada yang abadi Termasuk hujan yang dingin di bulan November ini Tidakkah menurutmu kau butuh seseorang Tidakkah menurutmu kau butuh seseorang Setiap orang butuh seseorang Kau bukan satu-satunya Kau bukan satu-satunya.

Baca selengkapnya di artikel "Lirik November Rain - Guns N' Roses dan Maknanya Tentang Patah Hati", https://tirto.id/gkVP
“Bohemian Rhapsody”, “Stairway to Heaven”, “Hotel California”, atau “Free Bird” sebagai tembang klasik yang ditulis dengan tinta emas di kitab suci Rock N Roll

Baca selengkapnya di artikel "Lirik November Rain - Guns N' Roses dan Maknanya Tentang Patah Hati", https://tirto.id/gkVP
“Bohemian Rhapsody”, “Stairway to Heaven”, “Hotel California”, atau “Free Bird” sebagai tembang klasik yang ditulis dengan tinta emas di kitab suci Rock N Roll

Baca selengkapnya di artikel "Lirik November Rain - Guns N' Roses dan Maknanya Tentang Patah Hati", https://tirto.id/gkVP
“Bohemian Rhapsody”, “Stairway to Heaven”, “Hotel California”, atau “Free Bird” sebagai tembang klasik yang ditulis dengan tinta emas di kitab suci Rock N Roll

Baca selengkapnya di artikel "Lirik November Rain - Guns N' Roses dan Maknanya Tentang Patah Hati", https://tirto.id/gkVP

Labels:

01 November 2021

Kisah Gito Rollies Sang Vokalis The Rollies

 
Gito Rollies
Bangun Sugito/Gito Rollies

KISAH GITO ROLLIES

Pada dekade 70-an, Indonesia pernah memiliki seorang penyanyi rock terkenal dengan suara khasnya serak-serak basah seperti The Godfather of Soul nya Amerika Serikat, James Brown. Ia lahir dengan nama Bangun Sugito Tukiman, 1 November 1947 di Kota Biak, Irian Jaya, tepat hari ini 74 tahun yang lalu. 

Meski lahir di timur,  tak lantas membuat ia hidup di daerah timur. Kebalikannya, Ia justru tumbuh dan besar di Kota Kembang, Bandung. Menikmati masa muda dengan penuh dengan hal-hal gila di Kota berjuluk Paris Van Java, sebelum akhirnya memutuskan hijrah ke Jakarta pada tahun 1975.

Bangun Sugito Tukiman atau Gito Rollies merupakan vokalis grup musik The Rollies, sebuah band asal Bandung yang eksis pada tahun 1960 hingga akhir 1990-an. Grup bentukan Deddy Stanzah itu meminta Gito bergabung tujuh tahun setelah The Rollies terbentuk di tahun 1960. 

Tengku Zulian Iskandar, gitaris The Rollies melihat Gito saat itu sebagai seorang penyanyi pop yang sopan. Ia memiliki tubuh atletis dan berambut kribo seperti Ahmad Albar, God Bless. Menjadikan ia memiliki pesona tersendiri sebagai seorang vokalis dan sejak itu panggilan Gito Rollies melekat pada dirinya. 

Bergabungnya Gito ke The Rollies membawa dampak yang cukup besar, khususnya dalam warna musik yang diusung The Rollies. Pada masa-masa awal The Rollies berdiri, tahun 1960-an, seiring terbawa era British Invasion, mereka membawakan lagu-lagu luar negeri seperti The Beatles, Bee Gees, The Rolling Stones.

The Rollies Sampul Majalah Aktuil
The Rollies Sampul Majalah Aktuil
 

BANGUN SUGITO ke GITO ROLLIES

Kemudian saat Gito bergabung pada tahun 1967, mereka juga membawakan lagu-lagu Tom Jones, Engelbert Humperdink, dan sejenisnya.  Setelah itu, dirasa cocok dengan gaya suara serak-serak basahnya, Gito membawakan lagu-lagu James Brown, dan nyatanya  cocok. 

Di penghujung era 60-an, pemusik jazz Benny Likumahuwa, bergabung dengan The Rollies. Benny yang lihai memainkan bass, drum, flute, trombone dan saxophone lagi-lagi membuat warna musik The Rollies bergeser. Usul Benny yang ingin memasukkan instrumen musik tiup ke dalam musik The Rollies disepakati oleh semua personil. Perubahan itu membuat musik The Rollies yang soul and funk, semakin dekat dengan irama Blood, Sweet and Tearse yang kemudian jadi inspirasi mereka. 

Gito juga mulai belajar meniup terompet, sembari menjadi vokalis. Tapi setelah dirasa agak susah untuk mengatur pernapasan dan suaranya, ia lalu memutuskan untuk fokus saja menjadi vokalis. 

Berkat instrumen nya yang kian berwarna, sejak tahun 1968 The Rollies bolak-balik dapat langganan manggung di Singapura dan Thailand, sempat juga menjadi pengiring musik penyanyi Aida Mustafa, Anna Mathovani dan Fenty Effendi.

Memasuki dekade 70an, The Rollies kembali ke tanah air. Saetibanya mereka mau tidak mau diminta untuk tunduk pada warna musik Koes Plus, Panbers, The Mercy's, Favorite's Group, hingga D'Lloyd yang sedang merajai industri musik kala itu. 

Tahun 1975, Bandung yang saat itu menjadi barometer musik perlahan mulai redup. Si Kota Kembang itu mulai layu dalam hal industri musik, hal itulah yang kemudian menjadikan Gito memutuskan untuk hijrah ke Jakarta. 

Ramy Salado, seniman dan penulis sahabat Gito mencatat, bahwa saat itu di Bandung konser musik tak lagi bisa menghasilkan uang. Kalaupun ada konser, honor nya hanya sebatas ucapan terimakasih dari panitia penyelenggara. 

Sebagai sahabat dekat Gito, Remy sedikit banyak tau tentang bagaimana kehidupan Gito dimasa mudanya yang penuh dengan hal-hal gila. Salah satunya adalah ketika Gito pernah ditantang untuk naik motor dengan telanjang pada malam hari dari Jalan Braga ke Lembang. Meski tahu bahwa hal itu akan sulit dilakukan, karena Bandung malam hari tahun 1970-an identik dengan udara dingin yang membuat banyak orang menggigil, Gito tetap menyanggupinya. 

Sosok Gito bagi Remy tak hanya sekedar teman, ia terang-terangan menyebut bahwa Gito merupakan sumber inspirasinya, khususnya ketika ia menulis naskah drama Orexas. (Organisasi Sex Bebas). Naskah itu kata Remy terinspirasi dari gaya keyentrikan Gito. 

Gito Rollies Hijrah
Album Religi Gito Rollies

 

HIJRAH GITO ROLLIES

Titik balik kehidupan Gito berubah drastis ketika memasuki usia 50 tahun. Ia yang awalnya sangat akrab dengan narkoba, pelan-pelan mulai meninggalkannya. Gito lalu mulai mendalami agama, ikuti rutin dalam pengajian hingga sampai mengisi pengajian. 

Pendek kata Gito Rollies sudah Hijrah, tapi ia tak lantas mengharamkan musik yang pernah membesarkan namanya itu. Ia berdamai dengan dirinya sendiri. Berdamai melalui agama.

Ia masih tetap bernyanyi dan bermain film. Salah satu perannya yang paling ikonik adalah ketika menjadi pedagang buku di Kwitang, beradu akting dengan Cinta dan Rangga dalam film Ada Apa Dengan Cinta.

Labels: