21 November 2018

Saat Nabi Muhammad Memperingati Maulidnya Sendiri


Saat Nabi Muhammad Memperingati Maulidnya Sendiri

"Siapa bilang Rasulullah Muhammad SAW tidak memperingati hari kelahirannya. Beliau berpuasa tiap Senin," kata KH Yusuf Chudori dalam Video yang diunggah di akun Facebooknya. Senin (19/11).

"Saat ditanya oleh sahabat kenapa engkau berpuasa ya Rasul? aku berpuasa karena di hari itu aku dilahirkan dan di hari itu pula lah aku mendapatkan wahyu pertama kali," tambah Kiai Pengasuh Pondok Pesantren Asrama Pelajar Islam (API) Tegalrejo, Magelang, Jawa Tengah itu.

Kiai yang akrab disapa Gus Yusuf itu menambahkan banyak cara memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad, salah satunya adalah dengan berpuasa.

"Beliau bahkan memperingati maulid itu setiap minggunya, setiap hari Senin. Kalau kita kan hanya setahun sekali," tegasnya.

Gus Yusuf lalu menjelaskan faedah dari maulid  dengan sebuah hadits Nabi yang menjelaskan syafa'at lah yang akan didapat dengan memperingati hari kelahirannya.

"Siapa yang mengagungkan hari kelahiranku, niscaya aku akan memberi syafaat kepadanya kelak pada hari kiamat, dan siapa mendermakan satu dirham untuk menghormati kelahiranku, maka seakan-akan dia telah mendermakan satu gunung emas di dalam perjuangan fi sabilillah," jelasnya sesuai dengan hadits Rasul.

Maka ia pun mengajak seluruh umat Islam untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad dengan memperbanyak shalawat dan dengan mengurai kembali kisah-kisah keteladanan nabi agar selalu menjadi tuntunan dan panutan.

"Tidak ada lagi keraguan untuk memperingati Maulid Nabi. Shollu Ala Nabi Muhammad," pungkasnya.

Sampai artikel ini ditulis, video tersebut telah mendapat Like sebanyak 663 dan dishare oleh 230 orang pengguna Facebook. 

Labels:

08 November 2018

Fatayat Merespon Perkembangan Teknologi Umat

Pelatihan Corel Draw PC Fatayat NU Banyumas Ahad, 4/11/18

Suasana pelatihan tampak begitu hidup, para peserta terlihat begitu aktif bertanya tentang bagimana cara menggunakan aplikasi desain grafis corel draw, narasumber pun tampak sedikit keteteran ketika dihujani banyak sekali pertanyaan oleh peserta.

Suasana semakin bertambah mengasyikkan, saat puluhan kader Fatayat para peserta palatihan sangat antusias dan serius melakukan praktek langsung mendesain dengan corel draw.

Pelatihan corel draw bertajuk "My Creation is My Feeling" itu digelar Ahad,(4/11) di Aula Universitas NU Purwokerto dan menjadi awal pembuka dari serangkaian kegiatan PC Fatayat NU Banyumas di bulan November.

Terjadinya percepatan arus kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi mengkondisikan masyarakatnya untuk bisa adaptif. Percepatan teknologi informasi merambah tidak hanya di dunia pendidikan, akan tetapi juga merambah di dunia bisnis, organisasi dan lain lain.

Di bidang organisasi, teknologi informasi komputer merupakan komponen utama yang mempengaruhi struktur dan berfungsinya suatu organisasi. Imbasnya adalah adanya otomasi, disintermediasi dan integrasi.

"Jadi sebuah keniscayaan bahwa setiap kader dan anggota Fatayat perlu untuk membekali dan mengasah kemampuan diri dibidang IT," kata Eva Lutfiati Khasanah, Ketua PC Fatayat Banyumas.

Pelatihan siang itu terbagi dalam tiga sesi. Sesi pertama peserta diajak oleh narasumber berkenalan terlebih dahulu dengan aplikasi corel draw, termasuk mengenal sejarah, versi serta berbagai macam icon dan menu didalam corel draw.

Corel draw, sebagai salah satu aplikasi pengolah gambar berbasis vector yang banyak dipakai oleh pengguna PC, baik itu untuk desktop publishing, percetakan, dan bidang lain yang memerlukan pemrosesan visual.

"Keunggulan mengolah gambar berbasis vector adalah ukuran hasi lakhir yang dapat ditekan seminimal mungkin namun dengan kualitas yang tidak kalah dengan gambar berbasis raster atau bitmap," jelas Tohjiwo Wiji Asmara, narasumber seminar.

Pada sesi kedua, peserta diajarkan tentang teknik membuat berbagai bentuk logo, kreasi spanduk dan olah image, teknik membuat desain flyer, poster, brosur di Corel Draw. Dan sesi terakhir, yaitu pengaplikasian materi Corel Draw (praktek).

Pelatihan ini digelar untuk memberikan bekal kepada generasi Nahdliyyin dalam kemampuan program- program pengolah gambar, juga sebagai wadah untuk membina bakat dan minat generasi Nahdliyyin dalam hal kemampuan mengolah data dan mengkreasikannya dengan gambar melalui aplikasi Corel Draw.

"Karena jika SDM dalam sebuah organisasi, memiliki kemampuan dibidang IT yang mumpuni, maka akan memberikan kontribusi positif bagi organisasinya untuk menjadi lebih unggul, dan eksis ditengah masyarakat," jelas Ernawati, Ketua penyelenggara pelatihan.

Pada kesempatan itu, turut hadir pula KH. Toefur Arafat Wakil Rais Syuriah PCNU Banyumas, serta menghadirkan dua Freelance designer Tohjiwo Wiji Asmara dan Swasti Sekar Asmarani sebagai narasumber pelatihan.

Labels: ,