Kompas Menolak Artikel Ku
Table of Contents
Lewat sepucuk surat elektronik dengan subjek Pengembalian Artikel Kompas, harian kompas memberitahu ku bahwa artikel berupa resensi buku yang ku kirim pada tanggal 10 Oktober 2017, tidak bisa dimuat di harian kompas.
Begini bunyi surat elektronik dari harian kompas tersebut.
Pengembalian Artikel Kompas
Sdr Kifayatul Ahyar
Disertai salam dan hormat,
Kami memberitahukan bahwa pada tanggal 10 Oktober 2017 Redaksi Kompas telah menerima naskah resensi Anda berjudul "Resensi: Al Muallaqat : Pintu Mini Memahami Syair - Syair Arab Jahiliah". Terima kasih atas partisipasi dan kepercayaan yang Anda berikan kepada Kompas.
Namun setelah kami membaca, kami menilai resensi tersebut tidak dapat dimuat di harian Kompas. Dengan Alasan :
√ buku kurang sesuai untuk diresensi, kurang aktual
Perlu kami informasikan bahwa Kompas mengutamakan tulisan dengan sifat-sifat sebagai berikut :
1. Asli, bukan jiplakan/saduran/terjemahan dan belum pernah dimuat dalam penerbitan lain.
2. Cara penyajian tidak berkepanjangan tapi padat, singkat, mudah ditangkap, gaya enak dibaca. Panjang resensi maksimal 4 halaman kuarto spasi ganda atau 800 kata format MS Word.
3. Menyertakan fotokopi/scan kulit buku, jumlah halaman dan harga buku.
Jakarta, 30 Oktober 2017
Hormat kami,
Pengelola Pustakaloka
Ria Purwiati
Tiada kata lain rasanya, selain ucapan terimakasih kepada redaksi harian kompas yang telah menolak artikel ku. Bagiku penolakan tersebut bukanlah suatu yang meyedihkan, melainkan menjadi sebuah motivasi bagiku untuk lebih giat lagi dalam menulis.
Sekali lagi, terimakasih kompas...
Salam hormat dari bocah desa penyuka kata-kata.
(Kifayatul Ahyar)
