ZMedia Purwodadi

Kata Pengantar Konfrancab IPNU Ajibarang

Table of Contents
Kata Pengantar Konfrancab IPNU Ajibarang


Satu periode berselang sudah hampir dirampungkan. Masa jabatan kepengurusan sudah harus diparipurnakan. Demisioner otomatispun mulai dihawatirkan. Kekosongan kekuasaan atau vakum kepengurusan menjadi ancaman serius, yang tak boleh biarkan.

Waktu konfrancab mulai diperdebatkan. Tempat konfrancab dipertimbangkan. Peserta konfrancab mulai dicatatkan. Ranting dan komisariatpun berusaha dihidupkan atau paling tidak ada perwakilan.

Kepanitian sudah terbentuk. Dari ketua panita hinga seksi konsumsi sampai seksi huru hara sudah ada. Konsep konfrancab harus dirancang dengan matang. Dari Pembukaan hingga ahir penutupan. Tak lupa berbagi hiburan juga harus di tampilkan, dengan begitu panggung kebesaran pun harus dibuat besar dan menawan, juga sond sistem harus kualitas ngeBass, supaya tidak ada yang kecewa dengan hasil suaranya.

Namun, rapat pleno dan sidang komisi pun juga tak boleh dilupakan. Serta laporan pertanggung jawaban (LPJ) juga harus disampaikan dengan elegan. Pandangan umum juga dibebaskan dan pemilihan ketua pun harus verr dilakukan, jurdil benar-bener kita lakukan bukan sekedar diomongkan. Karena konfrensi adalah belajar berdemokrasi.

Iya, konfrensi adalah belajar berdemokrasi. Belajar rempug sana rempug sini. Belajar tampil menyalon kan diri. Belajar strategi. Belajar administasi. Belajar..belajar..dan belajar. Karena IPNU adalah PELAJAR , dan pelajar berarti harus BELAJAR.

Asas demokrasi harus kita junjung tinggi, hak politik seseorang juga harus dibebaskan, hak memilih dan dipilih harus dibuka selebar lebarnya bagi setip warga IPNU dan IPPNU.

Tidak penting siapa yang nanti menyalonkan diri, tidak penting juga siapa pemenangnya nanti. Yang terpenting kita harus tetap belajar, dengan mengikuti setiap proses konfrensi yang terjadi, dan kalau bisa menuliskanya didalam buku catatan agar bisa terabadikan.

Kifayatul Ahyar
Kordinator Departemen Pengkaderan IPNU Ajibarang.