Merdekanya "Wong" Jingkang
Table of Contents
Merdekanya "Wong" Jingkang
Seluruh siswa siswi sekolah pagi itu semuanya turun kejalan. Berbaris rapih menuju kelapangan, di iringi tabuhan drum band dan kentongan yang mereka punya di sekolahan. Bapak dan ibu guru mereka pun tak luput ikut mendampinginya.
Dari mulai Paud, SD, MI, SMP, SMA, semuamuya turun kejalan, berbaris rapih menuju kelapan untuk mengikuti upacara bendera memperingati hari kemerdekan.
Raut wajah mereka semua terpancar kegambiran, kegmbiran yang tiada terkira, sebuah rasa merdeka yang paling merdeka, puncak kemerdekan paling tinggi yang di rasan oleh siwa siswi sekolah. Merdeka dari pelajaran - pelajaran yang mbebeih, ngantuki dan ngedapi.
Merdeka dari rumitnya rumus matematika, merdeka dari banyaknya hafalan ilmu sosial kemanusian, merdeka dari sulitnya mencari bakteri biologi.
Mereka merdeka semerdek merdekanya di lapan desa yang luas untuk sejek menghirup udara segar dari pengapnya runagan sekolahan.
Dan saat upacra berlangsung, bendera merah putih pun di kerek di tiang yang tinggi, ( Setinggi cita-citanya para siswa dan siswi ) langu indonesia raya pun di kumandangan, semuanya menghormatinya dengan kidmat, dengan rasa merdeka yang paling merdeka, merdeka semerdeka merdekanya.
Karena bagi mereka "anak sekolah" Merdeka ya Merdeka, Sudah itu Saja. Selesai..
Karena bagi mereka "anak sekolah" Merdeka ya Merdeka, Sudah itu Saja. Selesai..
17 Aguatus 2016
