29 December 2016

Di Penghujung Maulid Nabi

Di Penghujung Maulid Nabi
Malam ini aku membacanya lagi, bukan karena aku inggin terlihat paling mencintai mu, bukan juga karena ingin pamer rasa sayang ku kepada mu, atau inggin menunjukan bahwa akulah orang yang paling suku memiji mu.
Tetapi aku membacanya karena aku meng-Aggung-kan mu. Sudah itu saja, selesai, titik.
Bismillahiramanirahim...
Yaa nabii salaam 'alaika,
Yaa rasuul salaam 'alaika,
Yaa habiib salaam 'alaika,
Shalawaa tullah 'alaika...
Asy raqal badru 'alainaa,
Fakhtafat minhul buduuru,
Mitsla husnik maa raaina,
Qath-thu yaa waj hassuruuri...
Wahai nabi, semoga salam sejahtera tetap kepadamu,
Wahai rasullullah, semoga salam sejahtera tetap kepadamu,
Wahai kekasih Allah, semoga salam sejahtera tetap kepadamu,
Semoga rahmat-rahmat Allah senantiasa terlimpah kepadamu...
Telah terbit bulan purnama menyinari kami,
Sehingga reduplah cahaya bulan-bulan purnama lainnya,
Sama sekali belum pernah saya melihat keindahan bulan purnama seperti keindahanmu,
Wahai wajah rasul yang penuh kegembiraan...
Allaahumma shalli wa sallim wa baarik 'alaihi.
Ya Allah, limpahkanlah rahmat, salam dan berkah kepada Nabi SAW.
(Dari Kitab iqdl al-Jawahir ditulis oleh Syekh Jafair Al-Barzanji bin Husin bin Abdul Karim)
-30 Rabiul Awwal 1438H-

Labels: